Sudahkah Anda Melaksanakan Aqiqah?

Sudahkah Anda Melaksanakan Aqiqah? - Selamat pagi di hari sabtu sobat Hermanbagus, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi seputar Aqiqah, mungkin sobat sering mendengarnya dalam kehidupan sehari-hari, tapi apakah sobat sudah mengerti tentang makna aqiqah itu? wajibkah melaksanakan aqiqah ini? Apa manfaat dari melaksanakan Aqiqah ini? usia berapa sampai berapa yang harus melaksanakan aqiqah ini? dan siapa saja yang wajib melaksanakan Aqiqah ini? daripada lama lama, Sekarang marilah kita bahas seputar aqiqah ini.

Sudahkah Anda Melaksanakan Aqiqah?
 
Aqiqah Menurut bahasa, Aqiqah meliliki arti memutuskan/memotong. Sedangkan Aqiqah menurut istilah Syar’i adalah menyembelih kambing untuk anak yang baru di lahirkan pada hari ke 7(tujuh) dari kelahiranya.
Rasulullah bersabda “Setiap Anak digadaikan dengan aqiqah, ia disembelih (binatang) pada hari ke tujuh dari kelahirannya, diberi nama dan dicukur kepalanya” (HR. Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah dari Samirah)

Pentingnya Melaksanakan Aqiqah
Contohnya saja apabila kita memiliki barang yang bisa mendatangkan manfaat dan bangga memilikinya namun barang tersebut dalam keadaan tergadai, pastinya kita berusaha semaksimal mungkin untuk menebusnya. Begitu juga dengan Aqiqah, Karena aqiqah ini adalah upaya untuk menebus anak kita yang masih tergadai.

Hukum Melaksanakan Aqiqah
Aqiqah ini hukumnya Sunnah Mukadah, dimana sunnah yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan dan bahkan ada sebagian ulama yang mewajibkan tentang hal ini.

Hukum Melaksanakan Aqiqah Setelah Dewasa
Suatu ketika Al-Maimuni bertanya kepada Imam Ahmad “jika ada orang yang belum di Aqiqah besar boleh mengaqiqahnya diri sendiri?” Imam Ahmad menjawab “Menurutku jika dia belum di Aqiqahi sejak kecil maka lebih baik melakukan sendiri saat dewasa. Aku tidak menganggapnya makruh”
Para pengikut Imam Syafi’i juga berpendapat demikian, menurut mereka anak anak yang sudah dewasa yang belum diaqiqahi oleh orangtuanya di anjurkan baginya untuk melakukan aqiqah sendiri.

Kapan Waktu untuk Melaksanakan Aqiqah ?
Aqiqah ini Di anjurkan untuk di laksanakan pada hari ke 7(tujuh) dari hari kelahiran, apabila belum bisa, dapat di laksanakan pada hari ke 14(empatbelas), 21(duapuluh satu) atau kapan saja bila sudah merasa mampu.

Hikmah dan manfaat Melaksanakan Aqiqah

Meminimalisir (mengikis/menghilangkan) sifat-sifat binatang yang ada pada diri anak.
Memperkokoh tulang dan tubuh anak
Mempererat kasih sayang antara anak dengan orang tua.
Upaya mensyukuri nikmat dan karunia Allah
Wadah silaturahmi dengan sesama kerabat dan fakir miskin.

Berapa Jumlah Aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan?
Lebih baiknya Anak laki-laki menggukan 2 ekor, dan untuk anak perempuan 1 ekor, namun ada yang memperbolehkan untuk anak laki laki 1(satu) ekor.
Terutama apabila beranak kembar atau sedang dalam kesempitan.

Berdasarkan hadist yang di riwayatkan oleh Abu Ibnu Abbas RA “Bahwa sesungguhnya Rosulullah telah mengaqiqahkan Hasan dan Husein dengan satu kambing – Satu kambing “.

Umur hewan yang digunakan untuk melaksanakan Aqiqah
Kambing yan disembelih berumur 2 tahun atau 1 tahun dan boleh 8 bulan (khusus untuk domba). Tentunya kambing ini harus sehat dan tidak mengalami hal-hal di bawah ini :
Buta yang jelas jelas butanya.
Sakit yang jelas jelas sakitnya.
Pincang, tidak hilang sebagian besar tanduk atau kuping dan tidak ompong semua giginya.
Kurus yang jelas –jelas kurusnya.

Cara memotong kambing untuk Aqiqah
Orang yang mengaqiqahkan anaknya bisa menyembelih sendiri dan bisa juga diwakilkan oleh orang lain yang faham di bidangnya dan pada saat itu disunnahkan untuk membaca :
“Bismillaahi Wallaahu Akbar, Allahumma Sholli’alaa Muhammadin Wa’ala aalihi Wasallim. Allahuma Minka Wailaika Taqabal min.......(fulan bin fulan)

Pembagian daging kambing Aqiqah
Daging aqiqah dapat di konsumsi oleh si pelaksana aqiqah, dengan syarat tidak lebih dari 1/3(sepertiga), sisanya dibagikan kepada fakir miskin, kerabat, tetangga.

Memberikan Nama Dan Mencukur Rambut Bayi
Diwajibkan memberi nama yang baik meskipun tidak harus bahasa arab.
Sedangkan untuk rambutnya di sunahhkan mencukur habis rambut si Bayi (melihat kondisi anak) setelah itu hasil cukuranya di timbang, hasil berat rambut kemudian diganti dengan perak atau emas bisa juga dengan uang, lalu di sedekahkan kepada fakir miskin.



Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Sudahkah Anda Melaksanakan Aqiqah?"

  1. semangat pagi., lama tak jumpa sob., salam dari ricahyap
    btw ngelaksanain aqiqah kayanya udah deh :v sip deh sob artikelnya.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah, semangat malam gan hehee, terimakasih ya

      Delete