Jenis - jenis sablon yang wajib diketahui

Jenis - jenis sablon yang wajib diketahui, pernahkah beli kaos dan menanyakan apakah jenis sablonnya? Sangat berpengaruh nantinya, terlanjur suka dengan kaos, tapi beberapa bulan gambarnya rontok kan jadi gimana gitu, nyesel, sayang bagus-bagus gambarnya rusak, daripada begitu baca dulu ini jenis-jenis sablon yang wajib anda ketahui.

- Pigmen, ini cat yang biasa dipakai untuk kaos
berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam
kain.

- Glow in the dark, cat yg menyala saat kaos berada
ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

- Reflektif, cat yang akan menyala jika kaos disinari
oleh sebuah sumber cahaya.

-Discharge, cat dengan kemampuan menipiskan/
menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan
warna baru sesuai dengan kebutuhan.

-Sablon Discharge - Cat dengan kemampuan mengubah warna dasar bahan,
bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna
dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey.
Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan
pewarna kainnya harus dipilih dengan yang
dischargeable.

-Flocking, cat dengan bentuk jadi seperti beludru.
- Sablon Floaking - Sablonan dengan menggunakan lapisan bahan seperti
beludru yang ditempel diatas kain dengan
lem khusus. Terdapat dua jenis flock, bubuk dan
lembaran. Untuk lembaran membutuhkan lem
khusus sebagai media perekatnya. Mengunakan bahan
lem transparan lalu menggunakan mesin press supaya
menjadi seperti beludru.

-Foam atau cat timbul. Ada rubber, ada juga plastisol,
tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

- Sablon Glitter, Sablonan yang memakai tinta berupa
campuran serbuk, ada yg halus ada yg kasar, makin
kasar makin renggang pula jenis screen yg digunakan.

- Sablon Foil, Sablonan dengan menggunakan bahan
kertas logam, seperti foil yg ada di undangan.
- Sablon Foil, Sablon dengan menggunakan lapisan bahan kertas logam
(seperti alumunium foil) yang ditempelkan diatas kain
dengan lem khusus. Jenis sablon yang memberikan kesan
mengkilat menjadikan T- Shirt terlihat eksklusif.

- Sablon High Density , Sablonan timbul dari jenis
plastisol. Kalo dirubber disebutnya Foam (timbul busa)
Kalo high density timbulnya kotak presisi sedang
foam timbulnya melengkung

- Sablon High Frequency - sablon
dengan cat plastisol yg memakai raster2 kecil, rasternya rapat
(plastisol bisa 55 sampe 60 pdi (dot per inch)

- Sablon High Density, Ini cat sablon timbul tajam yang bahan dasarnya dari
plastisol, tinta yang bersifat transparan, tinta ini
menghasilkan efek sablon yang mengkilap, terkesan
basah dan bisa juga dibuat doff.

- Sablon Aspal, Salah satu jenis plastisol. Bentuk jadinya
ya seperti aspal, hitam dan agak
kasar dan mengkilat.

- Sablon DTG
Cara penyablonan kaos teknik ini mengunakan mesin
digital, hasilnya sangat detail dan jelas.
Sablon digital rame digunakan untuk produksi masal kaos
partai, karena hasil cetak untuk kaos
putihnya sangat memuaskan.

- Sablon Super white
Cat sablon yang menyerap kedalam serat kain, sablonan
ini hampir sama jenisnya dengan tinta
rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta
ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu
dengan bahan dan transparan.

- Sablon Separasi
Separasi itu proses sablon dengan pemisahan warna
design untuk dijadikan film. Jenisnya ada dua, ada yang
spot color atau warna blok biasanya ini untuk desain
berbentuk vector, ada juga berbentuk raster atau disebut
prosess color.

- Sablon Pasta
Jenis sablon non rubber, sifatnya menutup serat kain dan
timbul hasil sablon tidak elastis penampilannya hampir
menyerupai sablon rubber.

Sekian dulu ya, semoga bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jenis - jenis sablon yang wajib diketahui"

Post a Comment