Kebahagiaan yang paling mulia


Semua orang pastilah mengharapkan kebahagiaan selalu datang dan menaungi hari-hari mereka. Namun, ada dari mereka yang masih bingung tentang apa arti bahagia dan bagaimana caranya agar mereka mendapatkan kebahagiaan itu. 

Kebahagiaan, bukan terletak dalam penuhnya gudang uang yang tersimpan rapi dalam rumah. Tapi lebih dari itu, ialah gabungan dari besarnya penghambaan diri kepada Allah SWT, ketiadaan meminta pada manusia karena tercukupi dan penguasaan harta serta nafsu, yang tersimpan rapi dalam hati yang suci.

Kebahagiaan ialah, ketika kita dapat melakukan lebih banyak hal untuk kebahagiaan orang lain. Bahkan, saat diri mereka tidak lagi dapat membahagiakan dirinya sendiri.

Subhanallah, lihatlah jiwa-jiwa iklas yang diciptakan Allah SWT untuk menyebarluaskan kebahagiaan dan meluaskan dada sesamamya yang terasa sempit karena cobaan hidup. Dalam hatinya berkata, tak apa jika harus menghabiskan banyak waktu mengurus kepentingan demi kebahagiaan orang lain, dan insyaAllah sebagai balasannya, Allah SWT akan mengurus kepentingan dan membahagiakannya.

Sedangkan kebahagiaan yang paling mulia adalah ketika ridho Allah SWT terengkuh oleh kita atas setiap nafas, jejak kaki, kata hati dan perilaku kita. Tanyakan kepada orang - orang kaya, apakah masih akan ada sebuah lubang kesedihan dari diri mereka? Pastilah jawabannya iya.

Pasalnya, dunia ini memang tidak sempurna, dan kebutuhan akan dekatnya Allah SWT atas batin dan jiwa yang lapar akan kasih sayangNya, itulah yang dapat menyempurnakan kebahagiaan batin mereka. Meskipun manusia dalam gelimang harta, namun jika hal itu tidak mereka punyai, maka mereka tak lebih dari seorang yang tidak punya apa-apa.

Dengan definisi apapun, ternyata kebahagiaan hanya berarti satu. Kebahagiaan adalah karena Allah SWT, bersama Allah SWT dan dekat dengan Allah SWT. Serta mengenal-Na dann merasa memiliki-Nya dalam jiwa dan keseharian kita.

Maka berbahagialah, uat muslim yang senantiasa melekatjan hatinya, mendandarkan harapannya hanya kepada Allah SWT dan tidak mengkhianatimya walaupun dia tengah sendiri.

Berbahagialah jiwa-jiwa muslimah yang damai, yang tahu bagaimana cara mensyukuri sebuah kebahagiaan dan pandai berterimakasih selalu kepada Sang Pemberinya, yakni Allah SWT.

SUMBER : Majalah Yatim, September 2012

Subscribe to receive free email updates:

42 Responses to "Kebahagiaan yang paling mulia"

  1. ikut nyimak aja sob, smbil sikat yg disini :104

    ReplyDelete
  2. susah cari kebahagiaan di dunia ini sob

    ReplyDelete
  3. Memang semua orang pasti berharap selalu bahagia
    Keep smile & 69 :121

    ReplyDelete
  4. rasa bahagia dan gembira selepas membaca aspek kebahagiaan yang paling mulia. Terima kasih Bro Herman..awak memang bagus

    ReplyDelete
  5. stuju dg artikel diats. sambil bertugas hari ini sukses sob. dtunggu koment n 69 dpostinganq yg baru sob :)

    ReplyDelete
  6. saya suka entry ini..betul..berterima kasihla selalu kepadaNYA..hanya DIA yang mampu memberikan kebahagian sebenar

    ReplyDelete
  7. artikel yang memotivasi banget nih kawan makasih ya. :106

    ReplyDelete
  8. Iya gan ane dulu sempat bertanya-tanya juga apa arti kebahagian itu kedalam diri ane sendiri. Sampai pada suatu saat ane malah dapet kebahagiaan itu dari orang lain yang merasa bahagia karena telah dibantu oleh ane, pas saat itu entah dari mana asalnya jiwa ane terasa lebih plong karena ada kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri.

    ReplyDelete
  9. satu lagi sobat kebahagiaan yang sangat indah, yaitu saat kita mengetahui diam diam ada yang suka sama kita...?

    ReplyDelete
  10. mencari kebahagiaan dunia akhirat :D

    ReplyDelete
  11. benar banget sob.. semakin kita dekat dengan Allah, semakin kita merasakan kebahagiaan yang hakiki.. :104

    Tugas beres sob.. :105

    ReplyDelete
  12. Ya, bahagia itu bukan pada harta, tahta, atau wanita :-) meski it iya... Tp kebahagiaan sejati adalah KETAATAN kepada ALLAH ta'ala.

    ReplyDelete
  13. kebahagiaan yang sejati ya sob :)

    ReplyDelete