Ceritaku yang Menyentuh Hati

Suatu Ketika ada seorang pasangan kekasih yang sedang mengobrol disuatu tempat

Ce : Yank aku mau ngomong sesuatu sama kamu.
Co : Mau ngomong apa sayang?
Ce : a . .a
Co : Hmm Apa ta sayang ?
Ce : Aku Hamil yank.
Co : Apa yank? Kamu Hamil? Cepat Segera Gugurkan, Aku yang tanggung biaya nya.
Ce : Aku tidak mau, Aku tidak tega.
Co : Kamu pilih, kamu gugurkan atau kamu tanggung sendiri akibatnya.

Akhirnya si Ce mau menggugurkan anaknya.

Disisi Lain. .

Sang anak yang digugurkan dan masuk ke surga.
Sang anak sedih dan berkata, "Aku senang berada di rahim bundaku, rahim yang kokoh, dan disana adalah tempat yang kuat untuk melindungiku, tempat ku berlindung dan menetap sementara sampai aku lahir ke dunia.
Tapi kenapa Bunda menggugurkan aku?
Apakah bunda tidak sayang sama aku?
Apakah bunda tidak menginginkan aku hadir didunia untuk berbakti kepadanya?
Apakah bunda tidak mau mengurusku karena aku sering mengompol?
Sering rewel, sering menangis?
Bunda Ku menggugurkan aku disaat aku belum terbentuk sempurna, disaat ku masih menjadi janin, yang masih berbentuk menjijikan, aku dikeluarkan secara paksa, rasanya sakit sekali, seperti disayat-sayat, jika itu yang membuat bunda bahagia, aku tidak apa-apa."
Allah Menjawab apa yang anak itu risaukan.
Bunda kamu sayang sama kamu, Bunda kamu ingin yang terbaik untuk kamu, akan tetapi kamu jika dilahirkan akan menjadi anak haram, anak yang tidak mempunyai ayah.

Anak pun bertanya kepada allah, "Bukannya semua yang dilahirkan didunia semua mempunya ayah, kecuali Nabi tertentu saja? "

Allah pun menjawab "Kamu mempunyai ayah, tapi dalam proses pembuatan kamu tidak dilakukan dengan hubungan yang sah/pernikahan, akan tetapi karena hubungan zina."

Anak pun bingung, Sebenarnya Anak itu pun masih mau menanyakan, apa itu pernikahan?, apa itu anak haram?, apa itu zina?, akan tetapi anak itu malu untuk menanyakannya, karena sudah banyak bertanya kepada allah

Suatu Ketika anak itu diajak malaikat untuk melihat Neraka.
Anak itu kaget dan berkata, "Berbeda sekali dengan Surga, banyak yang disiksa, ada wanita yang ditusuk dan dibakar, ada yang dipotong lidahnya, mereka makan buah-buahan yang berduri, dan minum dari Nanah."

Malaikat Pun berbicara kepada anak itu," Disinilah Tempat Ayah dan Bundamu nanti kalau mereka tidak mau bertaubat kepada allah, Tulislah surat kepada ayah dan bundamu, beritahu keadaanmu disini, dan siksa allah dineraka, ajaklah ayah dan bundamu supaya bertaubat."

Anak itu pun sedih, dan segera menulis surat.

Dear Anak,
Bunda, aku disini baik- baik saja, aku berada di surga,
Aku tidak marah kepada bunda yang telah menggugurkan aku, aku kangen sama bunda,
aku ingin berbakti kepada bunda, aku ingin mendapat belaian dan kasih sayang dari bunda, aku ingin bunda dan ayah bertaubat, supaya kita nanti bisa berkumpul didalam surga, aku janji, aku akan membawakan minuman dan payung ketika dipadang masyar nanti untuk ayah dan bunda, karena di padang masyar antrian yang banyak dan panas sekali, manusia akan dihisab, ditimbang amal baik dan buruknya, aku akan menepati janjiku asalkan ayah dan bunda mau bertaubat nasuha, demikian surat dariku untuk bunda, aku sayang ayah, aku sayang bunda.

Sekian Cerita dari Saya, Cerita ini saya ambil dari acara Radio pada tanggal 01 Januari 2012, saya terkesan dengan cerita itu dan ikut prihatin, oleh karena itu, saya memposting cerita ini supaya dapat bermanfaat untuk pembaca, dan untuk saya sendiri, Mohon Maaf jika ada kata-kata yang salah ataupun kurang berkenan, yang penting hikmah dari cerita tersebut, semoga postingan saya ini bermanfaat amin, jika anda suka dengan cerita saya, mohon di Like, dan saya juga mohon kepada anda, untuk M'share cerita saya ini, Untuk menyadarkan Semua umat manusia, dan memberi manfaat yang lebih baik, Terimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Ceritaku yang Menyentuh Hati"