Tentang Hacker ..


Sejarah hacker tidak pernah terlepas dari kasus-kasus kriminal yang melibatkan hukum. Hacker di internet berkembang seiring pertumbuhan internet dan berbagai layanan yang tersedia online. Perhatikan beberapa kasus yang menjadi sejarah gelap hacker sebagai berikut: 

1986

Pada bulan Agustus 1986, 75 sen ‘error accounting’ tercatat pada Lawrence Berkeley Lab di University California, Berkeley, dimana Clifford Stoll (network manager) menyingkapkan bukti aktivitas hacker. Setelah inves-tigasi setahun, lima hacker Jerman ditahan diduga bertanggung jawab.
1988
Robert Morris, jebolan Cornell University, merancang program worm internet yang dengan cepat mampu mereplikasi diri pada lebih dari 6.000 komputer host dan menghambat hampir semua jaringan. Morris ditahan dan harus membayar denda hingga $10.000.
1989
Kevin Mitnick mencuri software Digital Equipment dan kode-kode untuk ‘long-distance lines’ dari US telephone company MCI. Ia sebagai orang pertama yang dikenai perundang-undangan baru akibat akses ke jaringan komputer untuk tujuan kriminal. Kevin Mitnik dijatuhi satu tahun hukuman penjara.
1994
Hacker Rusia menjebol komputer milik Citibank dan mentransfer hingga lebih dari 10 juta dollar dari account beberapa customer-nya. Citibank mendapatkan kembali uangnya, hanya $400,000 dinyatakan hilang.
1995
Pada bulan Februari 1995, Kevin Mitnick ditahan untuk kedua kalinya. Dia dituntut karena mencuri 20,000 nomor-nomor kartu kredit dan menghabiskan waktunya selama empat tahun di penjara. Setelah dibebas-kan, dia diharuskan untuk menjauhi kontak terhadap komputer atau telepon seluler.

HACKER  adalah sebutan untuk mereka yang menggunakan keahlian mereka dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Namun, setelah mereka melakukan semua "aktivitas"nya, maka mereka akan mempublikasikan secara luas temuan yang mereka dapatkan tadi. Hal ini mereka lakukan dengan harapan agar sistem atau software yang telah didapati kelemahannya dalam sistem keamanannya dapat segera disempurnakan di masa yang akan datang oleh si pemiliknya.


  Bagi Penulis salah satu ancaman terbesar adalah

Hacker.

Pengertian hacker sendiri masih mendundang

pro dan kontra.ada yang menyebut hacker itu yang

menemukan vulnerability(kelemahan sistem),ada yang

menyebut hacker itu adalah orang yang melakukan

exploitasi terhadap sisitem yang mengundang

kelemahan/vulnerability(hacking).contoh hacking yang

umum terlihat adalah deface website(melakukan

perubahan isi dari halaman situs).itulah salah satu

cuplikan dari buku yang berjudul HACK ATTACK by

Harianto Ruslim,CEH(certifiedethical hacker).

      Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa,

dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat,

memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem

yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat

lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti

program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya ,

terutama keamanan
 

     Banyak orang yang sering mendengar tentang kata

Hacker bahkan orang yang tidak pernah memegang

komputer sekalipun

Di Indonesia sendiri umumnya

kata Hacker kebanyakan di mengerti sebagai seorang

Ahli Komputer yang mampu melakukan tindakan-tindakan

pembobolan suatu situs, mencuri credit card, dan

sejenisnya..alias Hacker adalah identik dengan

kriminal..apa benar demikian?

Asal pertama kata "Hacker" sendiri berawal dari

sekitar tahun 60-an di Las Vegas di adakan sebuah

permainan (Game) yang menggunakan system jaringan

komputer (networking) dimana cara permainan itu satu

sama lain berusaha untuk masuk ke system komputer

lawan (pemain lainya) dan melumpuhkannya. dari

sinilah kemudian orang-orang menamakan sekelompok

anak-anak muda yang mengikuti permainanan ini

sebagai "Hackers" yaitu sekelompok anak-anak muda

yang mampu menjebol dan melumpuhkan system komputer

orang.


    Awalnya kata “HACKER” ini diberikan untuk orang yang

memiliki keahlian di bidang komputer dan ia mampu

membuat program yang lebih hebat dibanding program

yang dibuat oleh team programer.

Di Indonesia, hacker identik dengan konotasi

negatif, hacker lebih mengarah pada arti merusak

website, membobol komputer, mendapatkan password

atau yang negatif.

Hacker juga ada kasta-kastanya (maksudnya

tingkatan), mulai dari newbie, lamer, script kiddie,

semi elite dan elite. Hacker sifatnya macem-macem,

digolongin jadi 3 macam, black hat, white hat ma

grey hat. Hacker juga ada jenisnya sendiri-sendiri,

mulai dari cracker, defacer dan phreaker.


    Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an

diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech

Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan

Artifisial Massachusetts Institute of Technology

(MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah

satu perintis perkembangan teknologi komputer dan

mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe.

Kata bahasa Inggris “hacker” pertama kalinya muncul

dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota

yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan

mampu membuat program komputer yang lebih baik

daripada yang telah dirancang bersama.Kemudian pada

tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi

negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama

kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The

414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat.

414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang

kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah

atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer

milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga

komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos.

Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan

karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya

mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul

kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai

peretas, padahal bukan. Mereka ini (terutama para

pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol

komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas

sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak

suka bergaul dengan mereka. Peretas sejati memandang

cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung

jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati

tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos

keamanan seseorang telah menjadi peretas.
Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu

setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang

pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut

dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih

kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang

berkaitan dengan aktivitas peretasan.

Peretas memiliki konotasi negatif karena

kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah

tentang hackerdan cracker. Banyak orang memahami

bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak

tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web

(defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-

lain, padahal mereka adalah cracker.

 Cracker-lah

menggunakan celah-celah keamanan yang belum

diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk

menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini

biasanya para peretasdipahami dibagi menjadi dua

golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang

sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan

istilah Black Hat Hackers.

Pada pekembangan selanjutnya kelompok Mahasiswa Tech
Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan

Artifisial Massachusetts Institute of Technology

(MIT).Mereka merupakan salah satu perintis

perkembangan teknologi komputer dan mereka

beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata

hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk

menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian

dalam bidang komputer dan mampu membuat program

komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang

bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker

semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang

memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem

komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk

pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal

komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414

merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang

kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah

atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer

milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga

komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos.

Salah seorang dari antara pelaku tersebut

mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,

sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa

percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul

kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker,

padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria

dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol

komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker

sejati menyebut orang-orang ini ‘cracker’ dan tidak

suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang

cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung

jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak

setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos

keamanan seseorang telah menjadi hacker.

Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun

sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli

di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di

dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con

tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan

teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.

Demikian simple definisi dan asal-usul “Hacker“,

yang pernah saya telusuri.tapi di zaman sekarang

hacker diidentikkan dengan seseorang Komputer Maniac

dan melakukan upaya-upaya penerobosan suatu sistem

komputer tanpa otorisasi yang sah dengan tujuan

untuk mengambil atau mencuri sesuatu dan identik

dengan kriminal.

Para Hacker sejati sebetulnya memiliki kode etik

yang pada awalnya diformulasikan dalam buku karya

Steven Levy berjudul Hackers: Heroes of The Computer

Revolution, pada tahun 1984.

Kode etik hacker tersebut, yang kerap dianut pula

oleh para cracker, adalah :

1. Akses ke sebuah sistem komputer, dan apapun saja

dapat mengajarkan mengenai bagaimana dunia bekerja,

haruslah tidak terbatas sama sekali
2. Segala informasi haruslah gratis
3. Jangan percaya pada otoritas, promosikanlah

desentralisasi
4. Hacker haruslah dinilai dari sudut pandang

aktifitas hackingnya, bukan berdasarkan standar

organisasi formal atau kriteria yang tidak relevan

seperti derajat, usia, suku maupun posisi
5. Seseorang dapat menciptakan karya seni dan

keindahan di komputer
6. Komputer dapat mengubah kehidupan seseorang

menjadi lebih baik.

hacker di bagi menjadi :


    Blackhat
    Whitehat
    Grey hat


White Hat ditujukan pada mereka yang membantu

menemukan vulnerability disistem komputer dan kadang

juga memberikan cara untuk mengatasinya..biasanya

orang2 ini tergolong ke dalam security IT.(

menggunakan untuk kebaikan).

Black Hat mengacu kepada orang yang melakukan

exploitasi kelemahan sistem dengan tujuan

mendapatkan informasi atau data secara ilegal,atau

bahkan merusak seperti melakukan deface

sistem,merubah password,modifikasi database.dan

berbagai serangan lainnya seperti DOS(Denial Of

Service)yang membuat sistem tidak berfungsi.

Grey Hat klo dikatakan ini yang paling merusak

seperti yang terdapat difilm2 Died Hard yang dapat

mengendalikan pesawat,lampumerah sehingga

menimbulkan kekacauan.may be hacker jenis ini

kedepannya memang ada.tapi contoh yang sekarang

adalah seperti pencurian ATM(carder) itu juga masuk

ke bagian Grey hat.

tidak ada yang aman di dunia komputer jika ingin

aman pakailah mesin ketik untuk mengetik(resiko:

tangan pada benjol) atau main komputer tanpa lan itu

juga masih bisa rentan ma virus..yang ada kita harus

bisa hardening system komputer kita menjadi lebih

baik.
Crying or Very sad

Dalam dunia underground orang yang menjadi hacker

biasanya melalui tahapan-tahapan seperti berikut:

1. Mundane Person
2. Lamer
3. Wannbe
4. Larva
5. Hacker

Adapun dilihat dari sisi keahliannya, terdapat dua

jenis hacker yaitu:

1. Wizard
2. Guru

Karakter hacker itu sendiri dibagi menjadi dua yang

lebih condong mengarah kepada sifat cracker yaitu:

1. Dark-side Hacker
2. Malicious Hacker

Meskipun berdasarkan tahapannya Hacker sendiri

merupakan tingkatan tertinggi, tetapi sebenarnya

tidak mudah mengatakan bahwa Hacker merupakan

tahapan paling akhir atau final karena selalu saja

ada sesuatu hal baru untuk dipelajari atau ditemukan

oleh seorang. Sehingga kemampuan seorang hacker satu

dengan hacker lainnya pun bisa berbeda-beda.

Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke

sistem orang lain dan cracker lebih bersifat

destruktif(penghancuran, kadang mereka melakukan

untuk melumpuhkan lawan sehingga persaingan bisnis

bisa tak terkalahkan), biasanya di jaringan

komputer, mem-bypass password atau lisensi program

komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer,

men-deface (merubah halaman muka web) milik orang

lain bahkan hingga men-delete data orang lain,

mencuri data.dan juga jenis ini bisa tergolong dalam

hacker yang bersifat grey hat & black hat yang

membedakan adalah cara kerjanya. cracker lebih

condong ke crack suatu lisensi,serial,password dan

kode2 tertentu yg enscrypted.

hacker= Peretas;
adalah orang yang mempelajari, menganalisa,

memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan

jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau

dimotivasi oleh tantangan.
awal mula hacker berkonotasi positip.  Karena kata

hacker dilabelkan ke seorang anggota yang memiliki

keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat

program komputer yang lebih baik daripada yang telah

dirancang bersama.

Namun, bagaikan pedang bermata dua, begitu digunakan

oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka

konotasi hacker bergeser menjadi negatip. Hacker

sejati melabelkan hacker pecundang dengan istilah

cracker.
Secara awam, hacker vs cracker bagaikan polisi dan

penjahat.


Menjadi Hacker

Banyak sekali yang mendifinisikan hacker, hampir semuanya berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan.
Istilah hacker timbul dari anggota budaya bersama suatu komunitas yang terdiri dari para programer mahir dan ahli jaringan, sejarahnya bermula dari dekade minikomputer pertama yang memiliki time- sharing dan zaman eksprimen awal ARPAnet. Hacker yang membangun internet, hacker yang membuat sistem operai Unix menjadi seperti sekarang, hacker yang mengoperasikan Usenet, hacker yang membuat Worl Wide Web berjalan. Anda bagian dari budaya ini? Jika anda menyumbangkan sesuatu untuk budaya ini, dan rekan lain di dalamnya mengenali Anda sebagai seorang hacker, maka seorang hackerlah Anda.

Hacker atau bukan?
Sekelompok orang menyebut dirinya seorang hacker padahal bukan, mereka mendapat kepuasan lewat membobol komputer,mengakali telepon,membobol password, tanpa memberikan solusi pengamanan. Mereka dikatakan cracker, orang yang tidak bertanggung jawab, malas dan tidak terlalu cerdas. Sayangnya, wartawan dan penulis telah salah kaprah dan menggunakan kata “hacker” untuk para cracker.
Banyak programer yang telah mendapat penghargaan “Hacker Terbaik”, akan tetapi penghargaan ini diberikan hanya sebatas opini, yang pasti ahli-ahli yang berkencimpung dalam teknologi komputer seperti Edsger Dijkstra dan Donal Knuth, seperti halnya pembuat sofware terkenal seperti Linus Trovalds (Linux) dan Dennis Ritchie dan Ken Thompson (Bahasa pemrograman C), mereka termasuk dalam daftar.

Hacker vs Cracker
Jika Anda menjadi hacker, lanjutkan membaca. Jika ingin menjadi cracker bersiaplah menghabiskan 5 sampai 10 tahun di balik jeruji.

Sikap Hacker
Pekerjaan Hacker adalah menyelesaikan masalah dan membuat sesuatu yang berguna, dan hacker percaya pada kebebasan dan kerjasama. Terus belajar dan termotivasi, untuk menjadi seorang hacker Anda harus merasa tertarik untuk memecahkan persoalan, mengasah keahlian, dan melatih kecerdasan. Kembangkan keyakinan pada kapasitas belajar miskipun yang Anda ketahui belum cukup untuk memecahkan suatu persoalan, jika satu potong saja dari persoalan sudah terpecahkan, maka itu sudah cukup memberi pelajaran kepada Anda untuk menyelesaikan potongan berikutnya dan berikutnya, hingga semua potongan terselesaikan.
Otak yang kereatif merupakan sumber daya yang berharga dan terbatas, tak seharusnya sumberdaya ini diboroskan hanya untuk memikirkan kembali persoalan dari dasar, padahal ada begitu banyak permasalahan menarik baru lain yang menanti. Hacker tidak seharusnya dibosankan dengan pekerjaan bodoh yang berulang- ulang, karena ini berarti melakukan pekerjaan yang hanya bisa dilakukan, pemborosan sumber daya ini merugikan semua pihak, karena kebosanan dan pekerjaan yang membosankan bukan saja tidak menyenangkan tapi juga jahat.
Hacker anti otoriter, Siapa pun yang dapat memerintah Anda akan dapat menghentikan Anda untuk menyelesaikan pekerjaan yang menarik. Sikap otoriter harus dilawan dimanapun Anda berada agar nantinya tidak menekan Anda dan hacker lainya.
Disamping sikap diatas dibutuhkan juga kecerdasan, latihan, dedikasi, dan kerja keras. Kemampuan dalam bidang yang sulit yang melibatkan ketajaman mental, keahlian serta konsentrasi dan hanya dapat dikuasi oleh sedikit orang adalah baik.

Kemampuan Dasar Hacking
1. Pelajari Bahasa Pemrograman
Menguasai hanya satu bahasa pemrograman saja tidak akan mencapai tingkat kemampuan hacker atau bahkan seorang programer, perlu belajar cara pemrograman secara umum, tidak bergantung pada satu bahasa mana pun. Anda perlu mencapai tahap dimana dapat mempelajari bahasa baru dalam beberapa hari, dengan menghubungkan apa yang ada di manual dengan apa yang telah Anda ketahui. Perlu memplajari beberapa bahasa yang jauh berbeda dengan satu dengan yang lainya. Bahasa-bahasa terpenting dalam hacking adalah Pyton, C, Perl, dan LISP tapi paling baik sebetulnya mempelajari semuanya karena masing-masing mewakili cara pendekatan pemrograman yang berbeda dan tiap bahasa akan memberi pelajaran-pelajaran berharga.
2. Kuasi Sistem Operasi
Pelajari Sistem Operasi, terutama Linux dan Unix BSD karena sistem operasi tersebut paling banyak digunakan di internet dan berperan penting dalam perkembangan internet. Lagi pula Linux adalah sistem operasi Open Source. Pelajari Unix jalankan Unix, bermain-mainlah dengan Unix, berhubungan internet melalui Unix, baca kodenya dan modifikasi. Di Unix Anda akan menjumpai tool pemrograman yang lebih baik (termasuk C, Lisp, Pyton, dan Perl). Anda akan bersenang-senang dan mendapatkan pengetahuan lebih dari yang Anda sadari.
3. Pelajari Worl Wide Web
Maksudnya lebih dari sekedar menggunakan browser, tetapi mempelajari cara menulis HTML, bahasa markup Web.
4. Pelajari Jaringan Komputer
Jaringan komputer yang menghubungkan kita dengan orang lain di internet, sehingga perlu memplejari Jaringan komputer.

Semakin banyak dari hal-hal diatas yang sudah Anda kerjakan, semakin besar kemungkinan Anda adalah calon hacker berbakat.

Tingkatan HACKER

Newbie
Tingkatan dasar hacker. Dia orang yang baru belajar

komputer, cuma bisa pakai komputer dan browsing. Dia

belum tahu dunia IT secara detail.

LAMER
Tingkatan yang lebih tinggi dari pada newbie. Dia

orang yang baru bisa menggunakan tools yang ada, dia

masih belum bisa membuat atau memodifikasi tools

yang ada.

SCRIPT KIDDIE
Dia baru bisa menggunakan tools dan script yang

sudah disediakan oleh hacker semi elite maupun

hacker elite. Keahliannya cuma pamer, paling hebat

dia cuma modif sedikit dari script yang uda di kasih

sama hacker tingkat atas.
Banyak dari hacker yang berhenti di kelas ini karena

mereka malas untuk belajar, dan mereka hanya

meminta-minta ke hacker yang lebih ahli. Banyak

hacker semi elite dan elite yang tidak menyukai

sccript kiddie yang hanya mengemis tools dari para

elite.

SEMI ELITE
Dia uda tau banyak seluk beluk dunia IT, uda bisa

berbagai bahasa pemrograman.

ELIET
Masternya IT, dia biasanya kerja jadi ahli keamanan

komputer, programer dan lain-lain.


SIFAT HACKER

BLACK HAT
Orang yang jahat, biasanya jadi cracker dan defacer.

Di Indonesia termasuk hacker.

WHITE HAT
Orang yang baik, biasanya bagi ilmunya di forum-

forum. Nah, kalau di luar negri ini yang disebut

hacker.

GREY HAT
Orang yang kadang-kadang jahat, kadang juga baik.

Biasanya anak muda yang hobi deface, biar terkenal

tapi dia kasih tau ke adminnya celah keamanan web

yang di deface itu. jadi dia gak cari keuntungan.

hacking for fun.


Jenis-jenis hacker

CRACKER
bukan biskuit loh… ini yang biasanya rugiin kita

dengan mencuri password, membuat software perusak,

membuat virus (virus maker), membuat software ilegal

dan lain-lain. caracker juga dibagi menjadi 2 yaitu :

* Dark-Side

Ini adalah ‘Iblis’nya dunia IT. Kemampuan merusaknya

hebat banget. Dicari oleh banyak FBI maupun penegak

keamanan yang lain soalnya merugikan dan sangat

merugikan.

* Malicious (berarti merugikan)

Ini adalah ‘setannya’ dunia IT. Pada level ini,

kemampuan merusak mereka belum terlalu parah. paling

cuma buat virus dan lain-lain.

PHREAKER
Orang yang hobi di bagian telekomunikasi. Contohnya

sms gratis, telpon gratis dan lain-lain.

CARDER
Orang yang biasanya pakai kartu kredit orang lain

untuk belanja-belanja gitu…

DEFACER
Orang yang suka dan bisa ganti tampilan website.

Biasanya buat mencari ketenaran.

Tingkatan peretas

  • Elite :
Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka memahami sistem operasi sisi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrograman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman yang dapat memasuki sistem tanpa terdeteksi, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data yang ditemui. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.
  • Semi Elite:
Hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite.Mereka juga mempunyai kemampuan dan pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya (vulnerability)). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker tingkat ini. Sialnya oleh para Elite mereka sering kali dikategorikan Lamer.
  • Developed Kiddie:
Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda (ABG)dan masih sekolah. Mereka membaca tentang metode hacking dan caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil dan memproklamirkan kemenangan ke peretas lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafic User Interface (GUI) dan baru belajar hal dasar dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
  • Script Kiddie:
Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup pengguna Internet.
  • Lamer:
Mereka adalah orang tanpa pengalaman dan pengetahuan yang ingin menjadi hacker (wanna-be hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang hacker dan ingin menjadi seperti mereka. Penggunaan komputer mereka hanyalah untuk main game, IRC, tukar menukar software bajakan dan mencuri kartu kredit. Melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke dan DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel. Karena banyak kekurangan untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai tingkat developed kiddie atau script kiddie saja.

Baca Juga : Cybercrime Dan Cracker

Pengertian Pengertian Ini saya ambil dari berbagai Sumber blog yang ada,
 Jika ada kesalahan ataupun ada yang kurang, begitu juga tata urutan postingan ini jika berantakan, saya  mohon maaf, dan sobat bisa menambahkan, terimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tentang Hacker .."

Post a Comment