Aku tidak ingin kaya tapi harus kaya

Aku tidak ingin kaya, tapi harus kaya -  karena itu sebaiknya kaya bukanlah keinginan,keinginan bisa berubah dan menjerumuskan kita paad nafsu duniawi yang banyak menipu,kaya semestinya jadi suatu keharusan sehingga jadi wajib dan tidak berubah,bukankah allah menitipkan kepada semua manusia kemampuan yang luar biasa dengan otaknya dan kekuatan luar biasa dengan fisiknya.

Mengapa harus kaya? Al quran menyuruh kita kaya,hukumnya wajib,anugrah allah yang tak terhingga dan infaklah,zakat sedekah,orang yang soleh, sungguh allah maha tau apa yang kita inginkan dan kita butuhkan, bahkan allah bisa membrinya tanpa batas.

Hakikat kaya - kaya gairah(semangat) - kaya input(ilmu) - kaya gagasan(pengalaman) - kaya ibadah(amal) - kaya hati,dan bonuznya kaya harta.

Ciri orang yang kaya ilmu dan pengalaman bukan tampak dari penampilan, aksesoris,atribut,sebutan,tetapi tampak dari kecemerlangan ahlak kerendahan hati dalam menyumbangkan solusi terbaik dengan tulus memformat visi kaya sebuah harapan,cita-cita,prediksi luhur apabila dikaitkan dengan langkah mencari ridha allah dan mengoptimalkan diri sebagai kalifa dimuka bumi ini,karena itu jangan ragu untuk minta rezeki sebanyak-banyaknya kepada allah melalui jalan iktiar yang kita pilih(seperti jadi karyawan dan wirausaha) gantungkan harapan jadi kaya pertama dan akhir hanya kepada allah.

Berhati-hati dengan vonis diri jangan memvonis diri dengan ungkapan-ungkapan sehingga seolah berprasangka buruk kepada Allah SWT. Contoh : "Ah boro-boro naik haji,makan sehari-hari saja susah", siapa yang menyangka Tomas alfa edison pernah dikeluarkan dari sekolah karena dianggap idiot,justru jadi orang jenius dengan lebih dari 1000 penemuan,rahasia mereka adalah optimis akan berhasil.

Kaya sejak muda, Hakikat rezeki.
Rezeki dijamin,digantungkan,dijanjikan, iktiar menjemput rezeki,adalah amal soleh,memperbagus citra,meningkatkan kualitas diri,menambah silaturahmi,memberi manfaat bagi sesama, setelah iktiar kita memperoleh hasil,maka jangan tunggu lagi,segera distribusikan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat akhirnya,waspadalah terhadap usaha yang tidak menjadi amal,yang tidak jadi nama baik,yang tidak jadi ilmu,yang memutuskan silaturahmi,dan mengecewakan orang lain,karena semua itu bukan keuntungan,tapi bencana.

Megubah karakter -Banyak bangsa indo yang mempunyai kebiasaan korupsi,dari yang besar sampai yang kecil,hal ini disebabkan kita punya jiwa miskin, persepsi cara pandang kita terhadap potensi-potensi diri kita.

Kekayaan lahir hanyalah topeng,orang kaya hanya mempertontonkan topeng adalah kekanak-kanakan,harta yang didapat dengan tidak halal tidak akan buat bahagia,bahkan jadi racun untuk keluarga
Karakternya buruk+lemah(tidak bahaya)

Baik+lemah(kebanyakan kita)
Buruk+kuat(sangat bahaya)
Baik+kuat(yang harus kita wujudkan) kunci meraih pribadi yang berkarakter kuat dan baik yakin bahwa
1. Tuhan pemberi rezeki tidak pesimis,tidak licik
2. Tuhan maha mendengar dan melihat,jaga perilaku dimanapun dan kapanpun,dan selalu jujur
3. Tuhan maha penolong optimis,semangat,pantang menyerah
4. Tuhan maha pemberi balasan tidak mau zalim,selalu berbuat dengan iklas
5. Tuhan maha adil bijaksna, menyempurnakan iktiar senantiasa berserah diri padanya

Karakater kuat+baik akan meghasilkan pribadi teladan yang berakhlak mulia,kreatif,inovatif,dan mampu beri solusi
Karakter baik jujur amanah dan penuh tanggung jawab adil tidak zalim iklas tidak riya' dan pamer,tawadu(rendah hati),qana'ah,wara',zuhud,dermawan,jujur kehormtan dan kemuliaan tipu daya,licik bohong hanya dapat hinaan dan sengsara, berhati-hatilah dengan sikap yang sombong,merasa diri hebat,super dan paling benar,paling mampu karena semua itu hanya akan buat berkurangnya kemampuan yang ada pada diri kita,sesungguhnya kesombongan itu akan menutup hal yang sangat fitrah dari manusia yaitu kemampuan melengkapi diri qana'ah=merasa cukup dengan apa yang ada,sebuah kata yang mudah di ucapkan,namun sulit dipraktekan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aku tidak ingin kaya tapi harus kaya"

Post a Comment